Minggu, 14 November 2010

Berakhlaq seperti Akhlaq Allah

Bismillah...
[Dengan menyebut asma Robb yang jiwa Muhammad ditangan_Nya]

Seperti yang kita tahu, akhlaq Allah adalah patokan mutlak dalam kita berbuat. Seperti yang disabdakan rosul_Nya dalam sebuah hadith "berakhlaqlah kamu dengan akhlaq Allah". hal ini mengindikasikan tentang keMaha Sempuraan_Nya dalam setiap irodat_Nya.
 Sebagai hamba, kita dituntut untuk berakhlaq seperti akhlaq Allah. Eits! jangan salah! tentunya tidak dapat kita samakan antara akhlaq seorang hamba dengan Dzat Penciptannya. Tapi setidaknya kita berusaha mencontoh akhlaq Allah yang mana telah tercermin dalam 99 asmaul husna_Nya.
Gak usah muluk-muluk, kita mulai dari hal-hal yang kecil. Key, sekarang kita mulai dari Ar-Rohman [Maha Pengasih], secara tidak langsung ini menyuruh kita untuk menjadi seorang yang suka mengasihi sesama, tanpa membeda-bedakan status sosial, gender, suku, ras, etnik, dan sebagainya. Selanjutnya, Ar-Rohim [Maha Penyayang], ups! kalo ini sich penulis yakin para pembaca sudah mengamalkannya...
Bukan maksud penulis untuk "nguyahi segoro", tapi perlu diingat bahwasanya kata menyayangi disini tidak hanya ditujukan untuk orang-orang yang kita anggap juga menyayangi kita, melainkan kepada seluruh umat, umat muslim khususnya. Menyayangi ini pun tidak cukup hanya dengan bahasa dhohir saja, akan tetapi juga bahasa kesucian qolb.
 afwan ya readers, disini penulis tidak menyertakan keseluruhan contoh implementasi asmaul husna dalam kehidupan sehari-hari.

Meski terkesan belum selesai, semoga membawa banyak nilai. amiin
 
Cobalah tidak untuk menjadi seseorang yang sukses, tetapi menjadi seseorang yang bernilai.
Try not to become a man of success, but rather try to become a man of value.
Albert Einstein - Ilmuwan Amerika kelahiran Jerman